Rabu, 10 Oktober 2012

Pemenang Undian Honda Riding Trainer


Halo Bro Sist semua, salam safety...
Apa kabar nih? Mudah-mudahan baik dan sehat semua yah..
Admin mo tanya nih, diantara kalian ada yang pernah mencoba Honda Riding Trainer belum? Atau malah belum tau apa itu Honda Riding Trainer?
Oke deh, admin akan bahas dikit tentang Honda Riding Trainer (HRT).
Sebagai Pelopor Safety Riding di Indonesia, Honda membuat alat simulasi yang diberi nama Honda Riding Trainer (HRT). Honda Riding Trainer ini berfungsi sebagai alat / media belajar berkendara sepeda motor dengan etika yang baik dan benar. Dengan HRT kita bisa belajar etika berkendara (menghargai semua pengguna jalan), belajar memprediksi dan mengetahui bahaya-bahaya yang bisa terjadi di jalan raya dan menganalisa terjadinya suatu kecelakaan. Dilengkapi dengan 122 pola/jenis bahaya di jalan raya dan 15 rute lintasan, serta evaluasi hasil berupa lembar penilaian dan peta lintasan.

Nah, sebagai bukti keseriusan dalam hal Keselamatan Berkendara, PT. AHM selaku ATPM Honda di Indonesia telah mendistribusikan HRT ke seluruh Main Dealer dan Dealer yang ada di Indonesia agar seluruh masyarakat bisa menggunakannya secara gratis sebagai media belajar berkendara roda dua dengan baik dan aman.
Di Jawa Tengah sendiri, HRT telah disebar ke 86 dealer honda termasuk di dalamnya adalah Astra Motor Siliwangi. Untuk menambah semangat, setiap pencoba HRT di Astra Motor Siliwangi yang mendapatkan Nilai Evaluasi Total A atau B, akan diberikan 1 kupon untuk mengikuti undian bulanan berhadiah 1 buah Helm KYT Renova / Scorpion King. Dan yang beruntung mendapatkan Helm KYT Renova untuk bulan Oktober ini adalah M.Misbah yang beralamat di Ds.Pilang Sari Kec.Sayung Demak.

Pembalap Repsol Honda juga ikutan mencoba HRT lhooo...
 Dengan mencoba dan berlatih berkendara dengan HRT ini diharapkan masyarakat pengguna sepeda motor semakin bertambah pengetahuannya mengenai prediksi bahaya dan pola-pola bahaya yang ada di jalan raya secara aktual dan memiliki kebiasaan etika berkendara yang baik sehingga terhindar dari kecelakaan dan ikut mewujudkan ketertiban dalam berlalu lintas.

Ayo Bro Sis, buruan ikut mencoba HRT. Selain bisa belajar prediksi bahaya, siapa tau beruntung mendapatkan 1 buah Helm KYT keren. Asyiik kan..?
Ride Safely, Enjoy Your Life....


»»  read more

Jumat, 05 Oktober 2012

Pelajar SMK Jateng Menjadi Pelajar Pelopor Safety Riding / Astra Motor Safety Riding Agent


Kuta, KompasOtomotif — Menanamkan kesadaran berkendara bukan pekerjaan mudah. Meski gencar dikampanyekan, safety riding campaign yang banyak dilakukan seolah menguap ketika kita melihat perilaku pengendara di jalanan. Tapi tenang, masih ada harapan lain dengan mempersiapkan ”kader” siswa SMA untuk menjadi ”agen khusus” keselamatan berkendara.

Ide itu ditelurkan Astra Motor, salah satu main dealer sepeda motor Honda, dengan membuat program Astra Motor Safety Riding Agent (AMSRA). Bekerja sama dengan sekolah-sekolah, program ini menitikberatkan pada kesungguhan siswa SMA untuk menularkan ilmu safety riding, atau bahkan mengajak dan menyerukan pentingnya keselamatan berkendara lewat berbagai media.

”Para safety riding agent ini diharapkan dapat menjadi brand ambassador serta menyosialisasikan safety riding agar dapat berjalan lebih efektif dan masif, khususnya untuk anak-anak sekolah yang merupakan calon pengguna jalan di masa depan. Mereka bisa memanfaatkan media sosial yang sedang tren di kalangan anak muda masa kini,” ujar Hadijanto Santoso, Technical Service Operation Dept Head PT Astra International-Honda Sales Operation Head Office.

Dalam AMSRA, seleksi sudah dilakukan terhadap lebih dari 70 sekolah dan lebih dari 200 siswa yang dikader sebagai agen. Tahun ini, fokus AMSRA ada di tujuh wilayah Astra Motor, yaitu Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Palembang, Pontianak, Makassar, dan Jayapura.



Lebih didengar
Hari ini (2/10), perwakilan agen yang terpilih dilantik secara simbolis berbarengan dengan Safety Riding Instructor Competition yang diselenggarakan di Bali. Tujuh agen khusus itu adalah yang terbaik, hasil seleksi pararel dalam kegiatan Astra Honda Senior High School Safety Riding Activity Competition 2012. Ketujuh pelajar agen khusus keselamatan berkendara itu adalah Muhammad Zaki dari SMKN 1 Tonjong, Brebes,Semarang Jawa Tengah, Defiana Puspita dari SMAN 4 Yogyakarta,Luh Gede Ariska dari SMAN 2 Kuta,Bali, Akbar Andesman dari SMAN 17 Palembang, Naomi Konstatia Ellen dari SMA Imanuel Pontianak,Timi Suryadi dari SMA Gamaliel Makassar, dan Anita Syamsaryani dari SMAN 4 Jayapura.

Secara individual, agen-agen muda ini harus menguasai pengetahuan safety riding serta mampu menyampaikan dan menularkannya kepada orang lain. Mereka juga harus melakukan inovasi safety riding, baik dalam bentuk edukasi, maupun penyediaan dan perbaikan fasilitas di sekolahnya; berperilaku berkendara benar; serta aktif menyosialisasikan safety riding dalam komunitas.

Salah satu agen terbaik, Anita Syamsuriani, siswi kelas XII SMAN 4 Jayapura, mengakui jika sosialisasi dilakukan teman ke teman memiliki kemungkinan didengar lebih besar. ”Cara menyampaikannya dengan bahasa teman. Ini bagus karena kalau anak-anak disuruh ikut seminar atau pelatihan malas mendengarkan,” ujar gadis 16 tahun itu.

Setelah menjadi agen khusus safety riding, sederet program sudah disiapkan, antara lain datang ke tiap sekolah untuk berkampanye, membuat mading berisi artikel keselamatan berkendara, dan memfungsikan teman lain untuk menularkan ilmu hingga memanfaatkan Twitter dan Facebook.
»»  read more

Instruktur Safety Riding HSO Semarang Juara 3 dalam The 6th Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2012



Sebagai bentuk komitmen Honda dalam hal keselamatan berkendara atau safety riding, pada tanggal  1-2 Oktober 2012, PT. Astra Honda Motor selaku ATPM sepeda motor Honda di Indonesia mengadakan The 6th Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2012 yang diadakan di Sirkuit Speed City di Kawasan Garuda Wisnu Kencana Denpasar - Bali. Kegiatan ini sebagai ajang pembuktian kemampuan riding skill dan coaching skill para instruktur safety riding Honda yang tersebar di seluruh Indonesia.
Ajang ini adalah keenam kalinya sejak pertama kali digelar pada 2007. AH-SRIC 2012 ini diikuti oleh 47 instruktur safety riding Honda, dan 48 advisor safety riding Komunitas Honda dari seluruh Indonesia. Astra Motor Semarang selaku Main Dealer untuk wilayah Jawa Tengah juga mengirimkan istruktur safety ridingnya dalam kompetisi ini. Instruktur yang mewakili Astra Motor Semarang adalah Akhirul Salam dan Bambang Riyanto.

“Kegiatan ini merupakan kawah candradimuka bagi instruktur safety riding Honda. Ini sekaligus bukti nyata komitmen kami untuk selalu mengampanyekan keselamatan berkendara untuk masyarakat dengan prinsip prinsip No Sales without Safety,” ujar GM Marketing Planning and Analysis AHM Agustinus Indraputra.

Pada kompetisi AH-SRIC ini, AHM sebagai pelopor kegiatan safety riding di Indonesia menerapkan standar kompetisi safety riding kelas dunia. Peserta harus melewati ujian Coaching Skill, Braking, Narrow Plank, Slalom Pylon, dan Slalom Course.

Narrow Plank (kecepatan yang ekstra pelan dengan tetap menjaga postur berkendara), Slalom Phylon (keterampilan berkendara dan pengendalian setang kemudi menggunakan akselerasi yang benar), dan Slalom Course (keterampilan pengendaraan dan pengendalian setang kemudi dengan posisi berkendara yang benar).

Coaching Skill sendiri merupakan materi dan parameter penilaian terbaru pada kompetisi AH-SRIC tahun ini yang dipakai untuk menguji kemampuan peserta dalam menyampaikan materi safety riding secara baik dengan bantuan alat simulasi keterampilan berkendara milik Honda, yaitu Honda Riding Trainer (HRT). Alat peraga Honda ini sudah dikenal luas di masyarakat maupun kepolisian sebagai salah satu alat bantu yang efektif dalam edukasi keselamatan berkendara.
Selain diuji kemampuan menyampaikan materi safety riding, peserta juga diuji kemampuannya dalam menghentikan kendaraan secara stabil dalam jarak pendek melalui uji Braking Skill.

Setelah melalui berbagai lapis ujian, akhirnya terpilih lah 9 pemenang Astra Honda Safety Riding Instructors Competition 2012. Astra Motor Semarang berhasil meraih Juara ke-3 Kategori Group Main Dealer Instruktur. Selanjutnya, juara 1 kategori instruktur akan dikirim ke Jepang untuk mengikuti Honda Safety Riding Instructors Competition tingkat internasional.

Berikut ini nama-nama pemenang Astra Honda Safety Riding Instructor Competition 2012:
Kategori Group Main Dealer Instructor :
1. Astra Motor Mataram – Kurniady Ersad Iskandar & Juwito
2. Wahana Makmur Sejati – Siswanto & Agus Sani
3. Astra Motor Semarang – Akhirul Salam & Bambang Riyanto


Kategori Individual Main Dealer Instructor :
1. Ahmad Anugra - Astra Motor Palembang
2. Juwito - Astra Motor Mataram
3. Kurniady Ersad Iskandar - Astra Motor Mataram


Kategori Advisor Club :
1. Yoseph Klaudius L.D - Vario Independent Bali Riders - Astra Motor Denpasar
2. Resi Satria Wibowo - Megapro Palembang Independent of Advanture - Astra Motor Palembang
3. Ziki Zulkarnaen - Honda Scoopy Club - Wahana Makmur Sejati

Dikutip dari :
TMCBlog
Okezone
Detik.com
»»  read more

Rabu, 15 Agustus 2012

TIPS AMAN MUDIK MENGGUNAKAN SEPEDA MOTOR


Salam Safety,
                Tidak lama lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan, bagi Anda yang memeluk agama Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Setelah itu akan merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dan kerabat.
                Dan sudah menjadi sebuah tradisi di Indonesia, ketika menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak masyarakat Indonesia yang melakukan mudik atau pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dan kerabat yang telah lama tidak berjumpa. Mereka rela berdesak – desakkan di bis, kereta atau kapal dan alat transportasi umum lainnya demi bertemu dengan sanak keluarga di kampung halaman.
                Seiring dengan perkembangan jaman, banyak masyarakat yang mulai menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor sebagai alat transportasi mudik dengan alasan lebih praktis, lebih murah dan menghindari berdesak – desakkan.
Mudik  menggunakan sepeda motor memang bisa menjadi sesuatu yang menyenangkan, tapi bila tidak disiapkan dengan baik maka mudik dengan menggunakan sepeda motor bisa juga menjadi malapetaka, berikut kiat-kiat yang bisa dilakukan pemudik yang akan menggunakan sepeda motor.
Berikut ini beberapa langkah persiapan Mudik yang aman dengan sepeda motor :
Siapkan Mental Anda
Bisa jadi menggunakan sepeda motor adalah alternative terakhir anda untuk mudik, jika memang demikian, buat senang perasaan anda, hilangkan beban, perasaan was-was, kekhawatiran yang berlebihan, bangun perasaan didalam jiwa bahwa mudik dengan sepeda motor itu kegiatan yang menyenangkan.
Siapkan Pengetahuan anda
Perluas pengetahuan anda tentang rencana mudik yang akan dilaksanakan, meliputi kondisi rute, kondisi sepeda motor dan informasi lainnya yang berkaitan dengan mudik.
Siapkan Fisik Anda
Istirahat yang cukup sebelum anda pergi, hindari minum obat-obatan yang membuat anda ngantuk dan lemah. Agar memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum pergi, lakukan persiapan mudik secara bertahap, dan terencana.
Siapkan Sepeda Motor Anda
Cara yang singkat dan pasti adalah membawa sepeda motor anda kebengkel resmi yang terpercaya (AHASS), sampaikan ke mekanik bahwa motor tersebut akan dibawa oleh anda sebagai alat transportasi mudik, sebaiknya lakukan pemeriksaan dan perbaikan 1 minggu sebelum dipakai mudik, sehingga anda memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi kembali dengan motor anda terutama jika ada perbaikan lanjutan. Pastikan kelengkapan standar motor berfungsi dengan baik, kaca spion, sistim kelistrikan ( CDI, Head lamp, Sign lamp, horn, Fuse system ), sistim pengereman ( Kanvas rem, minyak rem, kabel rem ) , sistim penggerak ( kopling, gear, ban, rantai dll ) dan Chasis.
Pada umumnya sepeda motor tidak dirancang untuk membawa banyak beban, tetapi jika kita terpaksa membawa barang untuk bepergian jauh kita harus memperhatikan sisi keselamatan didalam mengendarai sepeda motor, pada prinsipnya barang yang kita bawa harus tidak mengurangi kemampuan kita didalam mengendalikan sepeda motor dan lalu lintas sekitar dan memenuhi aturan lalu lintas yang ada,
Usahakan mengatur beban kearah depan sepeda motor. Tempatkan beban diatas, didepan sumbu belakang, mengikat beban dibagian belakang sumbu sepeda motor tidak disarankan karena akan menambah pusat gravitasi motor yang mempengaruhi cara motor mengerem dan berbelok. Kemudian atur penempatan beban secara merata.
Hindari membawa barang berlebih dan jangan menempatkan anak di depan pengendara.

Disarankan menyimpan barang yang akan dibawa pada tempat yang khusus didesign untuk membawa barang, seperti Tail Box, side box, maupun Tank bag, jika menggunakan dus usahakan dus tersebut terikat kuat, diatas sadel motor dan tidak mempengaruhi posisi pengendara sepeda motor.
Dalam hal tali menali barang di motor, Tali cenderung meregang dan simpul menjadi longgar, untuk itu gunakan tali yang baik yang tidak terpengaruh oleh panas matahari serta memiliki daya cengkeram yang baik seperti tali elastis atau jaring.
Pada prinsipnya semua barang boleh kita bawa asal tidak melebihi kemampuan sepeda motor dan tidak melanggar hukum, tetapi sangat disarankan untuk tidak membawa barang barang cair dan yang mudah terbakar.
Alat Pelindung Diri ( APD ) / Safety Gear dan perlengkapan standar.
Gunakan APD yang sesuai, Safety Helmet yang layak pakai, sarung tangan ( setidaknya bawa 2 pasang ), jaket yang nyaman untuk menahan terpaan angin, pilihlah warna jaket yang cerah dan memantulkan cahaya sehingga mudah dilihat pada malam hari, kemudian celana panjang dari bahan jeans, Jas hujan dan sepatu yang menutupi tumit, Selanjutnya dokumen yang diperlukan, obat-obatan yang menjadi kebutuhan pribadi, suplemen, obat tetes mata, obat penghilang rasa pegal dan obat pusing kepala kemudian bawa juga tool kit standar, dan spare part standar seperti Busi, bolham lampu, kabel kopling, kabel gas, dll.
Berdoa
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi, selalu ada kekuatan dari Yang Maha Kuasa untuk mengatur itu semua, berdoalah sebelum berangkat agar Yang Maha Kuasa senantiasa melindungi perjalanan kita.
Beristirahat
Jika anda merasa ngantuk dan letih jangan paksakan diri untuk terus melaju, ngantuk dan letih adalah “early warning ” dari sistim kebugaran badan kita yang meminta untuk beristirahat, tidak ada cara yang paling efektif selain beristirahat, banyak kasus kecelakaan terjadi karena pengendara sepeda motor memaksakan diri tetap melaju, diantaranya karena merasa sudah dekat dengan tujuan, atau sudah mengkonsumsi minuman yang mengandung caffeine / taurine.
Beristirahatlah setelah maksimum 3 jam nonstop perjalanan anda, beristirahat kurang dari 3 jam setelah perjalanan akan lebih baik, bagaimanapun juga anda bukan seorang pe-rally profesional, bukalah helm, kendorkan semua ikatan seperti sarung tangan, ikat pinggang, sepatu, lakukan olah raga ringan, dan hirup udara sebanyak-banyaknya. Lakukan juga pemeriksaan terhadap Sepeda motor anda, seperti rantai, baut-baut pada poros ban, tekanan angin pada ban dan jumlah oli. Manfaatkanlah pos-pos mudik yang banyak didirikan disepanjang jalur mudik, saat beristirahat anda dapat juga berkomunikasi dengan anggota keluarga lainnya sehingga mereka tahu kondisi dan posisi anda.
Jangan Memaksakan Diri
Selama perjalanan, terapkan cara mengendarai sepeda motor sewajar mungkin yang anda bisa lakukan, jangan memaksa diluar batas kemampuan anda, memaksakan memacu sepeda motor diluar batas kemampuan bisa terjadi karena ingin cepat sampai, atau terprovokasi oleh keadaan, dan ini sangat berbahaya.
Pastikan anda memiliki pandangan yang jelas dan luas saat memasuki suatu kondisi jalan jangan berspekulasi
Atur Penumpang Anda
Jika anda membawa penumpang, beri tahu kepada penumpang agar bisa “sejiwa” dengan anda, tidak banyak bergerak, tidak menurunkan kaki dari foot step walaupun sepeda motor sedang berhenti sejenak di lampu merah atau ditengah kemacetan. Posisikan penumpang anda kearah depan dari as ban belakang, artinya penumpang harus sedekat mungkin dengan pengendara.

Atur jumlah penumpang, sebaiknya jangan membawa penumpang lebih dari 2 orang termasuk anak.

Tambahan:
1. Sepeda motor harus laik jalan
2. Meski siang hari, nyalakan “lampu utama dekat” (bukan lampu jauh)
3. Wajib menggunakan helm baik pengemudi maupun boncenger, disarankan minimal yang Half Face dan bukan helm topi/cetok.
4. Melarang penggunaan kereta samping ataupun motor beroda tiga (modifikasi)
5. Membawa barang tidak melebihi lebar kemudi/stang motor
6. Hanya diperkenankan mengangkut 2 penumpang termasuk anak-anak
7. Dilarang berjalan berdampingan, tapi harus beriringan menggunakan jalur lambat atau jalur paling kiri
8. Selalu mematuhi peraturan lalu lintas yang ada.
            Demikian Tips Aman Mudik Menggunakan sepeda motor yang kami rangkum dari berbagai sumber. Semoga perjalanan mudik Anda selalu Aman, Nyaman dan Selamat selama perjalanan hingga sampai ke tempat tujuan. Ingat, keselamatan adalah hal yang utama dalam perjalanan.  
Ride Safely, Enjoy Your Ride….

Sumber :
-          www.poskota.co.id
-          Humas Polda Metro Jaya
-          Safety Riding Indonesia Jawa Tengah
»»  read more

Selasa, 14 Agustus 2012

Teknik Pengereman / Braking



Salam Safety,,
Gimana kabarnya nih Bro-Sis? mudah-mudahan selalu sehat semua ya..amiiin.
Pada artikel kali ini kita akan sama-sama belajar tentang Teknik Pengereman. Tapi sebelum itu Admin mau cerita dulu nih tentang kecelakaan yang Admin alami kemarin pagi. Karena kejadian ini berhubungan juga dengan Teknik Pengereman yang akan kita bahas.
Kejadian bermula saat Admin mengendarai sepeda motor kesayangan dengan kecepatan sekitar 50 km/jam, kondisi lalu lintas normal. Kira-kira pada jarak 15 m, admin melihat ada seorang pengendara sepeda motor dari arah berlawanan hendak belok kanan masuk ke sebuah gang. Lalu untuk memberitahu pengendara tersebut bahwa Admin akan melintas, Admin membunyikan klakson beberapa kali karena memang jarak yg sudah cukup dekat. Admin menganggap pengendara tersebut mengerti. Itu terjadi sepersekian detik. Namun tiba-tiba, ketika jarak Admin dan pengendara tersebut semakin dekat sekitar 5 m, dengan seenaknya pengendara tersebut memotong jalur Admin. Sontak Admin kaget dan reflex melakukan pengereman dengan kedua rem depan dan belakang bersamaan dengan porsi rem depan Admin tekan sangat kuat untuk bisa menghentikan laju Scoopy kesayangan Admin. Karena jarak yang sudah sangat dekat, dan Admin sempat melihat saat jarak tinggal 1 m, sepeda motor pengendara tersebut masih ada di depan Admin, maka untuk menghindari terjadinya kecelakaan yang lebih fatal (apalagi mau lebaran nih Bro-Sis, bisa berabe ntar…), stang kemudi Admin banting ke kanan sehingga ban depan selip dan sudah bisa ditebak..Admin tersungkur. Berbekal pengalaman dan latihan ilmu Safety Riding yang sudah Admin geluti selama kurang lebih 2 tahun, (ciieeee…kaya pendekar aja..;p)  syukur Alhamdulillah Admin dan juga Scoopy kesayangan terjatuh dengan posisi yang safety. Tidak mengalami luka-luka karena Admin juga menggunakan Riding Gear lengkap.
Kejadian selanjutnya adalah, Admin berlari mengejar pengendara tersebut, ngomel-ngomel (smoga puasa Admin gak batal yah…) kemudian memberikan sedikit Kuliah pagi, Kultum dan juga Siraman Rohani sekitar 15 menit (hahahaha…) kepada pengendara tersebut yang ternyata adalah seorang bapak lanjut usia. Admin memberikan pesan kepada Bapak tersebut agar lebih menghargai orang lain di jalan, tidak seenaknya memotong jalan. Karena dengan kecerobohannya tersebut bisa membahayakan nyawa orang lain.
Ok, sekarang kita mulai bahas nih tentang Teknik Pengereman. Tapi sebelumnya, Bro-Sis semua sudah tahu belum tentang Teknik Pengereman yang benar..? kita Refresh bareng-bareng yah..
Pengereman dalam Safety Riding adalah ‘Mampu menghentikan laju sepeda motor dalam jarak yang dekat dengan posisi stabil’. Artinya, pengereman kita dikatakan baik apabila kita mampu menghentikan laju sepeda motor kita dalam jarak yang pendek dengan posisi tubuh dan sepeda motor tetap stabil, tidak oleng, roda selip apalagi sampai terjatuh. Tentu dibutuhkan teknik yang benar dan latihan yang cukup agar bisa menguasai teknik tersebut.

Tekniknya adalah :  
  1.  Tutup gas secara keseluruhan. Baca artikel 7 Postur Berkendara point 4.
  2. Gunakan kedua rem depan dan belakang secara bersamaan, dengan porsi rem depan harus lebih kuat. Perbandingannya bisa 60% rem depan : 40% rem belakang, atau bahkan 70% rem depan : 30% rem belakang. 
  3.  Pada saat menekan tuas rem depan, gunakan keempat jari tangan kanan seluruhnya dengan penekanan secara progresif selama 1 detik, awalnya pelan kemudian bertahap tambah penekanan secara maksimal, istilah lebay-nya adalah ‘MEREMAS’.
  4.  Pertahankan posisi sepeda motor agar tetap stabil dan jangan sampai putaran roda depan maupun belakang terkunci yang bisa berakibat selip. Berbahaya jika lintasan yang kita lewati basah atau berpasir.
  5. Jangan melakukan perpindahan persneling selama proses pengereman berlangsung. Konsentrasi sepenuhnya ada di rem. Perpindahan persneling dilakukan saat motor sudah berhenti total. 
  6.  Jika menggunakan motor sport atau motor dengan kopling manual, tariklah tuas kopling sesaat sebelum motor berhenti total. Ini untuk mendapatkan bantuan pengereman dari mesin atau Engine Brake. 
  7. Terakhir, saat motor sudah berhenti, gunakan kaki kiri sebagai pijakan. Jangan kaki kanan, ini untuk menghindari kaki kanan kita terserempet atau terlindas kendaraan lain.

That’s it Bro-Sis..gampang atau susah..?
Nah, supaya kita bisa menguasai teknik tersebut tentu harus sering-sering latihan Bro-Sis. Cobalah berlatih dengan kecepatan rendah dulu, yang penting tekniknya benar. Kemudian kalau dirasa sudah cukup menguasai, tambah kecepatannya sesuai dengan kecepatan rata-rata harian saat kita bersepeda motor. Karena kondisi-kondisi bahaya di jalan bisa muncul secara tiba-tiba, maka dengan menguasai Teknik Pengereman yang benar, harapannya kita bisa terhindar dari kecelakaan yang fatal.
Ok Bro-Sis, selamat berlatih ya..Sampai jumpa di artikel berikutnya.
Ride Safely…Enjoy Your Life…!
»»  read more
 
Copyright @ 2009 Safety Riding Jawa Tengah | Original Template: Minima Black | Modifikasi oleh NATALUDIN | Top