Senin, 25 Juli 2011

Cek Motormu...

Pastikan motormu aman sebelum dikendarai
Salam Safety,
Salah satu Faktor penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya adalah kondisi sepeda motor yang tidak layak jalan akibat kurangnya perawatan. Rem tidak pakem, ban yang sudah aus, rantai roda putus dan lampu-lampu tidak berfungsi dengan normal adalah beberapa penyebab terjadinya kecelakaan yang sering
dialami para pengendara sepeda motor.
Penting sekali untuk selalu memastikan sepeda motor yang akan kita kendarai dalam kondisi normal dan layak jalan. Hanya saja, mungkin karena malas atau diburu waktu akibat kesibukan kerja yang sangat padat,seringkali kita mengabaikan atau tidak mempedulikan bagaimana kondisi sepeda motor kita. Yang penting saat di starter motor bisa hidup dan jalan, masalah rem-nya pakem atau enggak, ban-nya sudah aus atau belum itu urusan belakang. Begitu sampe di jalan trus kecelakaan karena rem-nya blong, baru deh menyesal.
Nah, supaya hal tersebut tidak kita alami, selalu pastikan kondisi sepeda motor kita dalam kondisi normal dan layak jalan. Berikut beberapa bagian dari sepeda motor yang sebaiknya kita periksa sebelum dikendarai. Oh ya, pemeriksaan ini cuma butuh waktu 3-5 menit lho..
-          Roda dan Ban
Tekanan angin baik saat dipakai sendiri maupun berboncengan untuk ban depan adalah 29 Psi, ban belakang 33 Psi. Periksa ketebalan alur ban dengan melihat TWI ( Tread Wear Indicator ) yang berbentuk segitiga di samping kanan dan kiri ban. Jika ketebalan alur ban sudah sejajar dengan TWI yaitu 1mm, sebaiknya segera lakukan penggantian ban tersebut demi kenyaman dan keselamatan kita saat berkendara.

-          Rantai Roda
Periksa kekencangan rantai dan gir. Pastikan juga pergerakan rantai bebas tanpa ada hambatan.


Periksa kekencangan rantai roda dengan memutar roda belakang secara perlahan. Jika perlu lakukan penyetelan jarak bebas rantai sesuai rekomendasi pabrikan yaitu ± 35mm. Beri pelumas agar pergerakan rantai lancar tanpa ada hambatan. Periksa kondisi gir, jika sudah aus segera lakukan penggantian.

-          Rem Depan dan Belakang
Periksa kerja rem depan dan belakang secara bergantian. Lakukan pemeriksaan secara visual terhadap kampas rem depan dan belakang. Lakukan penggantian jika kampas rem sudah aus. Periksa juga kondisi minyak rem, tambahkan bila perlu. Lumasi tuas dan pedal rem serta kabel rem, pastikan bisa bergerak dengan lancar tanpa hambatan. Jarak bebas tuas / pedal rem adalah 10 – 20 mm.

-          Lampu – lampu
Nyalakan sepeda motor dalam posisi standar tengah. Hidupkan lampu utama, lampu kabut, lampu isyarat belok dan lampu belakang. Pastikan semua berfungsi dengan baik dan normal. Jika ada yang bermasalah, segera lakukan penggantian.

-          Spion / Back Mirror
Spion berfungsi sebagai alat bantu untuk memantau kondisi bagian samping dan belakang sepeda motor saat berkendara. Pastikan spion kanan dan kiri terpasang dengan baik. Spion bawaan pabrik sudah didesain sesuai kebutuhan kita saat berkendara, jadi jangan diganti dengan spion yang berukuran lebih kecil. Setel posisi spion dengan pengaturan 2/3 bisa terlihat bagian belakang sepeda motor dan 1/3 – nya lagi adalah bagian tubuh kita.

-          Baut – baut dan Mur

Baut – baut dan mur juga sebaiknya diperiksa kekencangannya, terutama pada as roda depan dan belakang, mur pengikat gir dan baut – baut pengikat mesin. Lakukan pengencangan jika ada ditemukan mur atau baut yang kendur.

Beberapa bagian lain yang perlu juga diperiksa diantaranya adalah Oli mesin, bensin, tuas kopling dll. Pemeriksaan ini juga membantu kita dalam merawat sepeda motor sehingga kita bisa mendeteksi lebih awal jika terjadi kerusakan pada sepeda motor kita. Ingat...keselamatan adalah hal yang utama dalam berkendara.
Ride Safely, Enjoy Your Life....


0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright @ 2009 Safety Riding Jawa Tengah: Cek Motormu... | Original Template: Minima Black | Modifikasi oleh NATALUDIN | Top